BERAGAM PILIHAN LOKASI MAKANAN Untuk Bisnis Catering bagian 3

KAKI LIMA

 

Jangan anggap remeh berjualan di kakilima. Usaha ini memiliki lika-liku yang tak sederhana. Nyatanya, tetap sa warung di kakilima tetap diburu oleh orang-orang. Soalnva warung tenda di pinggir jalan seperti ini mengesankan senis ing nasi berongkos murah.

Bandingkan dengan restoran atau rumah makan yan berukuran besar Jelas, dari ukurannya saja tak semua ora mau masuk. Walaupun begitu, bukan berarti kalangan bawa haram menikmati beragam menu santapan.

Mereka berhak menjadikan acara bersantap di luar rumah seba ritual relaksasi. ng Dari keduanya kita bisa melihat, setiap model warung makan memiliki segmennya sendiri-sendiri.

Di kota besar sep yang ada, tetap saja menemukan peluang besar. Lokasi erti Jakarta, misalnya, sekecil apa pun skala usaha makanan Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi penetapan harga jual dagangan makanan adalah lokasi.

Pendeknya, kalau Anda bisa mendapatkan lokasi dengan ongkos murah, maka Anda juga bisa menjual dengan ongkos yang murah pula. Bukankah pembeli juga mengincar makanan yang murah selain lezat? Kalau sudah begini, maka Itu berarti kesempatan Anda meraih segmen pasar dengan ceruk paling luas juga menganga lebar Hanya saja jangan sembarangan memilih tempat dan asal mendirikan tenda kakilima saja.

Soalnya tidak semua tempat boleh dipakai untuk berdagang Bisa-bisa malah Anda yang kena garuk petugas tramtib. Sudah mendapatkan lokasi yang bagus, Anda tak serta merta bebas biaya, lo. Agar bisa berdagang di pinggir jalan, 50 Agnes Yo

emperan toko, pojok-pojok areal parkir, di atas trotoar, serta bahu jalan tetap ada ongkos yang perlu Anda keluarkan. Ramai-ramai Masih soal lokasi, memilih lokasi untuk berdagang kakilima itu gampang-gampang susah. Soalnya, hampir pasti PKL yang lebih dahulu membuka usaha sudah nangkring di lokasi yang paling strategis.

Meskipun begitu Anda jangan buru-buru mencari lokasi lain yang tak ada pesaingnya sama sekali. Lokasi yang masih steril dari warung tenda biasanya me- mang sepi pengunjung. Besar kemungkinan ada pengusaha lain yang sudah lebih dulu menetap di lokasi itu sebelum Anda, cuma berhubung sepi pembeli ya bisnis mereka bubar.

Kalau mau lebih aman, lokasi warung tenda yang ideal justru berdekatan dengan warung tenda yang lain. Tak kurang contoh deretan warung tenda dengan menu seragam sama-sama bisa berdagang dengan sukses. Ongkos sewa Ongkos tempat itu biasanya masuk ke kantong pengelola la- han.

Ongkos ini bisa dibayarkan kepada pengelola di kawasan sekitar. Ambil saja semboyan: dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Dus, ikuti saja aturan main yang berlaku disana. Berapa besarnya ongkos sewa? Beragam dong. Ada yang memungut 10 % dari keuntungan .

Repotnya, Anda mesti tahu kepada siapa setoran “sewa” tempat mesti tertuju. Soalnya para penguasa lahan kakilima sangat beragam. Deretan warung tenda nasi kapau di tepi Jalan Kramat Raya, misalnya, harus membayar setoran lahan ke kelurahan setempat. Retribusi ini biasanya hitungannya harian, bukan bulanan. Cara Pinter dan Kaya Jadi Pengusaha Katering 5

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *