KEHAMILAN BULAN KETIGA (9-12 MINGGU) Bagian Pertama

KEHAMILAN BULAN KETIGA (9-12 MINGGU)

 

 TUMBUH KEMBANG JANINKU

 

 Minggu ke-9

 

  • Ukuran janin 22-30 mm dan berat empat gram atau seukuran buah melinjo.
  • Mata dan lidah mulai sempurna.
  • Janin mulai bergerak, walau belum bisa Anda rasakan.

 

Minggu ke-10

 

  • Ukuran janin 32-43 mm dan berat tujuh gram.

 

  • Pertumbuhan sel otak memproduksi 250.000 sel syaraf baru setiap menitnya.

 

  • Jika dilihat dari USG, maka akan terlihat pergelangan tangan, jari-jari, kaki, dan bahu.

 

 MINGGU KE-11

 

  • Ukuran janin 44-60 mm dan berat delapan gram.

 

  • Alat kelamin sudah bisa dibedakan, namun masih terlalu dini sehingga harus dipastikan dengan USG.

 

  • Sesekali janin mulai menguap, menggeliat, meluruskan badan, bahkan berputar

 

Minggu ke-12

 

  • Ukuran janin 63-78 mm dan berat 14-20 gram.

 

  • Anggota tubuh janin mulai lengkap.

 

  • Janin mulai berwujud seperti manusia yang rupawan.

 

  • Rahim dalam perut mulai tumbuh dan berkembang.

 

 

 APAKAH BERHUBUNGAN INTIM SAAT KEHAMILAN MUDA BERBAHAYA?

 

Semua ibu yang sedang menjalani kehamilan tidak dapat melakukan hubungan intim dengan aman.

 

Ada beberapa kondisi kehamilan tertentu yang dapat membuat hal tersebut menjadi tidak aman jika dilakukan selama kehamilan.

 

Namun, jika ingin tetap melakukannya, berkonsultasilah dengarn dokter untuk menentukan kesehatan kehamilan lbu.

 

Pada dasarnya janin yang ada di dalam kandungan memiliki selaput pelindung yang dapat melindunginya dari benturan.

 

Namun ingat, plasenta akan terbentuk sempurna setelah Ibu melewati masa kehamilan muda (usia kehamilar kurang dari tiga bulan) yang membuat status janin masilh rentan sehingga akan mengakibatkan keguguran.

 

Sementara, di usia kehamilan yang sudah tua, Ibu perlu berhati-hati dalam melakukan hubungan intim karena sperma suami akan merangsang terjadinya kontraksi persalinan. Jalan keluar satu-satunya adalah alat kontrasepsi. Selama kehamilan, tingkat gairah lbu untuk melakukan hubungan intim sebenarnya meningkat.

 

Hal ini dikarenakan perubahan hormon dan perubahan sistem darah di tubuh. Jangan takut untuk melakukan hubungan intim selama dokter menyatakan kalau kehamilan lbu sehat, tapi tetap berhati-hati dalam melakukannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *