KEHAMILAN BULAN KEDUA (5-8 MINGGU) Bagian pertama

KEHAMILAN BULAN KEDUA (5-8 MINGGU)

 

 TUMBUH KEMBANG JANINKU

 

Kebanyakan ibu hamil hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang perkembangan janin dari minggu ke minggu. Dari minggu ke minggu janin akan berkembang, muai dari segumpal darah sampai membentuk janin atau bayi dengan organ yang sempurna. lbu hamil sendiri memegang peranan yang sangat penting untuk perkembangan janin yang ada di dalamnya.

 

Berikut ulasan mengenai pertumbuhan janin yang sehat selama masa kehamilan, dalam periode waktu:

 

Minggu ke-5

 

  • ukuran janin mencapai 1,25 mm;
  •  lapisan mesoderm yang kelak menjadi jantung sudałh berkembang lapisan ektoderm yang akan membentuk sistem syaraf mulai terbentuk;
  •  dan bakal rangka, otot, dan tulang juga mulai terbentuk.

 

Minggu ke-6

 

  1. ukuran janin mencapai 2-4 mm (dari atas kepala sampai bokong);
  2.  jantung janin sudah mulai berdetak dan memompakan darah ke tubuhnya;
  3. tali pusar janin mulai berkembang; dan
  4.  mata dan telinga janin mulai terbentuk.

 

 Minggu ke-7

 

  • ukuran janin 5-13 mm dan berat 0,8 gram (sebesar biji kacang hijau)
  • perkembangan otak janin terus melaju pesat
  • bakal jantung menonjol dan telah terbentuk bilik kanarn dan kiri; dan
  • calon kaki mirip sirip pendek dan di ujungnya muncul bagian yang kelak menjadi tempat tumbuhnya jari-jari

Minggu ke-8

 

  1.  ukuran janin 14-20 mm (sebesar biji kacang merah);
  2. denyut jantung telah dapat didengar dari USG;
  3. bagian penting yang menyusun otak (hemisfer otak) telah terbentuk;
  4. wajah janin mulai terbentuk, seperti adanya lubang hi- dung, bibir, mulut, dan lidah; V ukuran rahim sebesar buah jeruk; dan
  5.  lbu mulai mengeluhkan tentang pucat, pusing, mual, serta pembesaran di bagian pinggul dan payudara.

 

NGIDAM SEHAT

 

Banyak pertanyaan yang timbul seputar fenomena ngidam seorang ibu saat hamil. Ada yang mengatakan bahwa itu hanya akal-akalan calon ibu untuk mendapatkan perhatian baik dari suami maupun keluarganya.

Ada pula yang mengambil opini bahwa ngidam mewakili sang janin sehingga wajar kalau harus dipenuhi. Sebenarnya, bagaimana ngidam menurut ilmu kesehatan?

Sebenarnya ngidam tidak memiliki alasan ilmiah yang perlu dijelaskan.

 

Berkembangnya teori yang menyatakan bahwa ketika ngidam (terutama makanan tertentu), maka sebenarnya tubuh lbu sedang memerlukan nutrisi yang berasal dari makanan tersebut.

 

Adanya teori ngidam dan hubungannya dengan ilmu kesehatan, jika dipandang secara positif, selama masih “masuk akal” dan memiliki manfaat bagi tubuh, maka ngidam masih dapat diterima.

 

Begitu juga sebaliknya, jika ngidam memiliki dampak negatif bagi tubuh dan perkembangan janin, lebih baik diabaikan saja.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *