Catering Perusahaan

Catering Perusahaan : Tips Cara Bisnis dan Jadi Pengusaha

9 Tips Bisnis Catering Perusahaan

Yang namanya orang lapar, kapanpun bisa terjadi. Tidak usah menunggu pagi hari, siang hari atau malam hari.

Kapanpun lapar ya lapar. Rasa lapar ini juga menyerang dimanapun orana itu berada.

Saat berkebun dan menguras tenaga, saat bekerja dan membutuhkan asupan energi, maupun aktivitas-aktivitas tertentu yang memang meluruhkan rasa kenyang.

Termasuk juga, saat orang seharian bekerja. Baik itu di kantor, pabrik, lapangan, sekolah, dan dimanapun juga.

Usaha katering untuk industri dan perkantoran memang merupakan bisnis yang cukup menjanjikan untung lumayan.

Kendati persaingan di bisnis ini memang ketat, Anda jangan mengkerut jika ingin ikut menempil untung dari bisnis rantangan.

Tentu saja, Anda perlu bekal untuk terjun ke sana. Anda yang ingin terjun ke bisnis ini, sejatinya tidak harus mengeluarkan investasi gede.

Malah kebanyakan pengusaha katering yang berawal dari iseng. Skalanya pun bisa kecil-kecilan dulu.

 

Dengan begitu, Anda cukup memulai dari dapur di rumah sendiri plus pembelian aneka perabotan.

Yang terpent- ing, Anda harus yakin dengan kemampuan masak koki. Lalu sebisa mungkin masakan Anda harus punya keistimewaan, misalnya bisa lebih murah, lebih enak, atau unik.

Setelah yakin dengan menu, Anda bisa mulai menawarkan ke kantor-kantor kecil atau menengah di sekitar lingkungan Anda


Mencari pasar

Bila anda tertarik mencicipi gurihnya bisnis katering pesta ini, kunci pertamanya adalah membuka pasar.

Anda kudu tahu informasi mengenai tender katering di satu pabrik atau kantor. Biasanya informasi tender beredar dari mulut ke mu lut.

Kalau mau iseng-iseng, coba saja langsung memasuk kan proposal ke pabrik. Siapa tahu pabrik itu sedang butu rekanan makanan. Upaya mencari pelanggan ini susah-susah

gampang Bila kenal dengan bagian general affair barangkali urusan jadi lebih mudah.

Catat pula hambatan ini agar bisa memasukkan proposal kerap kali pengusaha katering harus berurusan dengan para calo yang terdiri dari office boy, cleaning service atau satpam, Layaknya calo, tak sedikit dari mereka yang meminta imbalan Besarnya imbalan itu tergantung calonya.

Bisa Rp 1.000/porsi Bayangkan, kalau pesanannya 1 000 porsi Nah, bagaimana solusinya?

Anda bisa mengakali situasi rumit ini dengan mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Atau, mereka juga memilih langsung mengirim proposal.

Lain ceritanya jika reputasi Anda sudah tersohor, Anda enggak perlu repot repot membuat proposal Bahkan biasanya undangan tender malah datang sendiri.


Tes dari perusahaan.

Sebuah perusahaan biasanya butuh waktu untuk sampai tahap menerima tawaran Anda.

Maklum, mereka kudu mengecek kesiapan dapur Anda, mengetahui kemampuan memasak, kebersihan dan tenaga masak.

Begitu Anda lulus, perusahaan calon klien akan menyodorkan formulir mengenai spesifikasi tawaran Anda.

Misalnya, jenis menu, ukuran berat daging, cara menyajikan serta urusan pendistribusian makanan.

Setelah lolos tahap ini, tes berikutnya menyangkut tes rasa Calon klien akan meminta Anda membuat sampel makanan untuk uji rasa, volume dan tingkat kerapihan makanan.

Begitu Anda lulus di tahap ini, selamat, Anda sudah menjadi rekanan.

Metode pembayaran Setelah lulus, Anda harus tetap waspadai agar tidak tekor kelak Salah satu yang patut Anda pertimbangkan dengan seksama adalah Metode Pembayarannya.  klik halaman selanjutnya

saat ini kami juga baru melakukan usaha catering sragen. semoga apa yang kita cita citakan bisa tercapai seperti pengusaha catering lainnya. yang telah sukses lebih dulu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *